Volume perdagangan spot di sektor keuangan terdesentralisasi atau DeFi tercatat melonjak tiga kali lipat sejak awal 2026.

Lonjakan ini menunjukkan peningkatan aktivitas signifikan di berbagai protokol pertukaran terdesentralisasi dalam beberapa pekan terakhir.

Data terbaru memperlihatkan tren kenaikan konsisten sejak awal Januari, dengan total volume yang terus mencetak level tertinggi baru.

Sejumlah platform seperti Uniswap, PancakeSwap, Raydium, hingga Hyperliquid menjadi kontributor utama terhadap peningkatan volume tersebut.

Kenaikan volume ini mencerminkan kembalinya likuiditas dan minat trader ke ekosistem DeFi, setelah periode volatilitas tinggi di pasar kripto global.

Aktivitas yang meningkat juga menandakan kepercayaan pengguna terhadap infrastruktur perdagangan onchain yang semakin matang dan efisien.

Pertumbuhan volume spot DeFi biasanya berkorelasi dengan meningkatnya partisipasi ritel maupun institusional dalam perdagangan aset kripto secara langsung di jaringan blockchain tanpa perantara terpusat.

Selain itu, insentif likuiditas dan inovasi produk turut menjadi faktor pendorong.

Lonjakan tiga kali lipat sejak awal tahun memperkuat posisi DeFi sebagai salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri aset digital, sekaligus menunjukkan dinamika baru dalam persaingan antara bursa terdesentralisasi dan platform terpusat.

Baca juga : Bursa Kripto Jerman Boerse Stuttgart Merger Dengan Platform Tradias

Baca juga:  Konferensi The Fed Bakal Bahas Masa Depan Pembayaran: DeFi AI Jadi Sorotan Utama!

Leave a Reply

investografi