Peluncuran ini menjadi momentum bagi Royal Enfield memperkenalkan model terbarunya kepada pasar Indonesia melalui pameran otomotif tahunan tersebut.
Sepeda motor scrambler terbaru ini terinspirasi dari semangat Eddie Mulder atau Fast Eddie, ikon balap gurun California.
Partisipasi Royal Enfield di IIMS 2026 sekaligus menegaskan kehadiran merek tersebut di pasar Indonesia dengan menghadirkan Bear 650, model yang mengambil inspirasi dari kemenangan Eddie Mulder di ajang balap gurun Big Bear Run tahun 1960 saat ia berusia 16 tahun.
Balapan Big Bear Run di Gurun Mojave pada 1960 dikenal sebagai salah satu ajang paling ekstrem saat itu.
Eddie Mulder berhasil finis pertama dengan catatan waktu 4 jam 21 menit menggunakan Royal Enfield Fury bermesin 500 cc, serta menjadi salah satu dari 197 pembalap yang mampu menyelesaikan balapan hingga garis akhir.
Enam puluh empat tahun kemudian, kisah tersebut menjadi dasar pengembangan Bear 650 yang membawa karakter scrambler dengan kemampuan penggunaan di berbagai kondisi jalan.
Bear 650 menggunakan Twin Platform 650 milik Royal Enfield yang telah digunakan secara global. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 47 bhp atau 34,6 kW pada 7.250 rpm dengan torsi maksimum 56,5 Nm pada 5.150 rpm.
Model ini juga mengadopsi sistem knalpot 2-1 untuk meningkatkan torsi sekaligus memperluas rentang tenaga, serta penggunaan peredam tunggal guna membantu pengurangan bobot kendaraan.
Asia Pacific Business Head Royal Enfield, Manoj Gajarlawar mengatakan, selama ini, kami selalu mengambil inspirasi mendalam dari komunitas serta para pengendara kami yang telah menorehkan pencapaian luar biasa.
Menurutnya, inspirasi Bear 650 lahir dari salah satu kisah legendaris tersebut – Eddie dan Big Bear Run tahun 1960.
Bear 650 menyalurkan naluri sejati, dorongan spontan, serta determinasi tanpa henti, dan merepresentasikan DNA serta mindset scrambler sejati dengan filosofi full-send.
Motor ini dibangun untuk menghadirkan rasa percaya diri dan kendali di berbagai medan, baik saat melintasi jalanan perkotaan maupun jalur yang menantang.
Bear 650 bukan sekadar soal performa, tetapi juga tentang fleksibilitas, ketangguhan, dan semangat tanpa kompromi.
“Kami yakin para pengendara di Indonesia akan menemukan keterhubungan yang kuat dengan sepeda motor ini,” ujarnya saat peluncuran Bear 650.
Di Indonesia, Bear 650 diperkenalkan dalam lima pilihan varian warna, yakni Boardwalk White, Petrol Green, Wild Honey, Golden Shadow, serta edisi khusus Two Four Nine.
Harga yang ditawarkan masing-masing sebesar Rp241.000.000 untuk Boardwalk White, Rp245.000.000 untuk Petrol Green, Wild Honey, dan Golden Shadow, serta Rp247.700.000 untuk varian spesial Two Four Nine.
Secara desain, Bear 650 membawa karakter scrambler melalui penggunaan ban berprofil tebal dengan pola tapak kotak terbuka, jok scrambler ergonomis, knalpot 2-1, rear loop yang terangkat, serta ground clearance lebih tinggi.
Model ini juga dilengkapi papan nomor balap yang menjadi penghormatan terhadap nomor balap Eddie Mulder saat memenangkan Big Bear Run.
Motor ini menggunakan rangka yang diperbarui dengan suspensi depan Showa USD Big Piston Fork berjarak 130 mm dan suspensi belakang Showa Twin Tube RSU berjarak 115 mm.
Ground clearance mencapai 184 mm dipadukan dengan roda depan 19 inci dan roda belakang 17 inci dengan ban dual-purpose untuk mendukung penggunaan di jalan aspal maupun jalur off-road ringan.
Selain menghadirkan Bear 650, Royal Enfield juga menampilkan Royal Enfield Genuine Motorcycle Accessoriesdi IIMS 2026, yang mencakup berbagai aksesori dan apparel pendukung berkendara.
Produk yang dipamerkan meliputi aksesori dan perlengkapan yang kompatibel dengan sejumlah model Royal Enfield seperti Guerrilla, Shotgun, dan Classic 650, sementara aksesori khusus Bear 650 akan tersedia melalui jaringan dealer resmi Royal Enfield di Indonesia.


Leave a Reply