Peningkatan penjualan EV terjadi ketika pasar mobil secara keseluruhan hanya meningkat tipis dibanding periode yang sama tahun lalu.
Data penjualan Januari 2026 menunjukkan total pasar otomotif Indonesia mencapai sekitar 64 ribu unit, naik sekitar 3 persen dibandingkan Januari tahun lalu yang tercatat sekitar 62 ribu unit.
Kenaikan tersebut mencerminkan pertumbuhan yang tetap terjaga, namun berlangsung moderat.
Di sisi lain, segmen kendaraan listrik justru mencatat lonjakan yang jauh lebih tinggi.
Penjualan EV nasional pada Januari 2026 mencapai sekitar 8.000 unit, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di kisaran 2.500 unit.
Kenaikan signifikan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan industri otomotif pada awal tahun semakin bergantung pada akselerasi adopsi kendaraan listrik di tengah pertumbuhan pasar kendaraan secara umum yang berlangsung lebih terbatas.
Peningkatan penjualan kendaraan listrik juga tercermin pada capaian salah satu produsen, BYD, yang mencatatkan penjualan sekitar 5.200 unit EV pada Januari 2026 atau meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Performa tersebut mendorong pangsa pasar BYD di segmen EV nasional menembus lebih dari 60 persen.
Salah satu segmen yang turut menopang pertumbuhan kendaraan listrik adalah SUV.
Model SUV dinilai diminati karena menawarkan posisi berkendara lebih tinggi, ruang kabin lebih luas, serta fleksibilitas penggunaan baik untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan jarak jauh.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan, pertumbuhan pasar kendaraan listrik menunjukkan penerimaan konsumen terhadap teknologi elektrifikasi yang semakin kuat.
Luther mengklaim, peningkatan penjualan mobil listrik BYD pada Januari 2026, dengan pertumbuhan hampir lima kali lipat dibandingkan tahun lalu dan pangsa pasar yang melampaui 60 persen, menjadi refleksi kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan kualitas produk.
“Momentum positif ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang semakin relevan bagi masyarakat.
Salah satu respon yang kami lakukan adalah melengkapi pilihan di segmen SUV, guna menjawab kebutuhan mobilitas yang kian beragam serta preferensi konsumen yang terus berkembang,” ujar Luther dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Februari 2026.
Seiring perkembangan pasar, BYD memperkuat portofolio produknya melalui peluncuran dua varian terbaru pada ajang Indonesia International Motor Show2026, yakni BYD ATTO 3 Advanced Plus dan BYD Sealion 7 Extended, guna melengkapi jajaran SUV listrik yang sudah dipasarkan di Indonesia.
Dalam portofolionya, BYD menempatkan ATTO 3 di segmen medium SUV untuk penggunaan harian, sementara Sealion 7 diposisikan di segmen high SUV dengan fokus pada performa, kenyamanan lebih premium, serta jarak tempuh lebih jauh.
Penambahan varian tersebut memperluas distribusi produk di segmen SUV listrik medium hingga high SUV.
Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan kendaraan listrik kini menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja industri otomotif nasional di awal 2026, di tengah kenaikan pasar kendaraan secara keseluruhan yang berlangsung lebih moderat.


Leave a Reply