Pendiri Chainlink, Sergey Nazarov, memprediksi perubahan fundamental dalam industri kripto di mana valuasi RWA pada akhirnya akan melampaui total market cap mata uang kripto itu sendiri.
Nazarov pada Selasamenilai bahwa siklus market saat ini jauh lebih sehat dan matang dibandingkan siklus sebelumnya.
Nazarov menekankan fenomena decoupling yang menarik, di mana migrasi aset RWA ke jaringan on-chain terus berakselerasi tanpa terpengaruh oleh fluktuasi harga Bitcoin.
Ia mencatat pertumbuhan signifikan pada market perpetual on-chain untuk komoditas tradisional seperti perak, yang kini mulai menyaingi efisiensi market keuangan tradisional.
Menurutnya, adopsi institusional kini didorong oleh kegunaan teknologi secara riil, seperti memungkinkan market beroperasi 24/7/365 dan meningkatnya transparansi data, alih-alih sekadar spekulasi harga aset kripto.
Untuk memfasilitasi gelombang adopsi ini, Nazarov menegaskan peran sentral Chainlink dalam menyediakan infrastruktur data, konektivitas, dan orkestrasi.
Dengan menguasai lebih dari 70% market share data DeFi, Chainlink kini fokus menyediakan standar global melalui Chainlink Runtime Environmentuntuk mengoordinasikan transaksi kompleks lintas blockchain dan sistem off-chain.
Nazarov meyakini bahwa infrastruktur inilah yang akan menjadi kunci utama migrasi sistem keuangan global ke on-chain, menjadikan RWA sebagai pendorong utama adopsi massal.
Baca juga : Sejumlah Pemimpin Industri Kripto Desak AS Sahkan Regulasi Pasar


Leave a Reply