Penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, mengumumkan rencana ekspansi besar-besaran dengan target merekrut 150 staf baru dalam 18 bulan ke depan.
Langkah ini diambil menyusul lonjakan market cap USDT yang kini telah menembus angka $185 miliar.
Penambahan personel ini akan meningkatkan total tenaga kerja perusahaan menjadi sekitar 450 orang guna mendukung operasional global yang semakin kompleks.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menjelaskan bahwa rekrutmen ini tidak hanya difokuskan pada tim teknis blockchain, tetapi juga meluas ke divisi kepatuhan regulasi dan pengembangan bisnis strategis.
Perusahaan kini tengah bertransformasi dengan mendiversifikasi investasinya ke berbagai sektor riil, mulai dari kecerdasan buatan, teknologi energi, hingga kepemilikan saham mayoritas di platform video Rumble dan investasi emas fisik.
Ekspansi ini bertujuan untuk memperkokoh dominasi Tether di tengah persaingan ketat dengan kompetitor seperti Circle.
Dengan dukungan finansial yang kuat dari keuntungan operasional, Tether berupaya memastikan infrastruktur mereka siap menghadapi tantangan regulasi internasional, sekaligus mengembangkan ekosistem teknologi yang lebih luas di luar sekadar alat pembayaran digital.
Baca juga : Bitcoin Lanjut Turun ke Bawah $64.000, $2 Triliun Lenyap dari Market Kripto Sejak ATH


Leave a Reply