Platform perdagangan onchain Hyperliquid dilaporkan telah melampaui Coinbase dalam hal volume perdagangan, berdasarkan data Artemis.
Dari sisi notional volume, Coinbase tercatat membukukan volume sekitar $1,4 triliun, sementara Hyperliquid mencapai $2,6 triliun atau hampir dua kali lipat lebih besar.
Perbedaan kinerja juga terlihat dari pergerakan harga sepanjang tahun berjalan. Hyperliquid mencatat kenaikan sekitar 31,7% year to date, sedangkan saham Coinbase justru turun sekitar 27,0% pada periode yang sama.
Selisih kinerja tersebut menciptakan gap sekitar 58,7% dalam jangka pendek.
Lonjakan volume di Hyperliquid mencerminkan meningkatnya minat pelaku pasar terhadap platform perdagangan onchain yang menawarkan likuiditas tinggi dan eksekusi cepat, terutama di segmen derivatif kripto.
Sementara itu, tekanan terhadap Coinbase menunjukkan tantangan yang dihadapi exchange terpusat di tengah pergeseran sebagian aktivitas perdagangan ke ekosistem onchain.
Perkembangan ini menegaskan perubahan dinamika industri kripto global, di mana platform onchain mulai menyaingi bahkan melampaui pemain besar exchange terpusat dalam hal volume dan pertumbuhan aktivitas.
Baca juga : BlackRock Buang 3.900 BTC! ETF Catatkan Outflow $373 Juta


Leave a Reply