...

Industri kripto dan asosiasi perbankan Amerika Serikat saling beradu pandangan terkait usulan Federal Reserve mengenai skinny master account, sebuah skema akun pembayaran terbatas yang akan memberikan perusahaan fintech dan kripto akses terbatas ke infrastruktur sistem pembayaran bank sentral.

The Fed menerima total 44 masukan publik terkait proposal tersebut, yang periode komentarnya ditutup pada Jumat lalu.

Dalam usulan ini, The Fed menawarkan mekanisme payment account yang memungkinkan entitas non bank mengakses sistem pembayaran tertentu, meski dengan hak yang jauh lebih terbatas dibandingkan master account yang dimiliki bank besar.

Gubernur The Fed Christopher Waller sebelumnya menyatakan bahwa pengenalan payment account diperlukan seiring perkembangan pesat teknologi pembayaran.

Ia menilai skema ini dapat mendukung inovasi sekaligus menjaga keamanan sistem pembayaran nasional.

Berbeda dengan master account penuh, payment account tidak akan memperoleh bunga, tidak memiliki akses ke fasilitas kredit The Fed, serta dibatasi saldo maksimal.

The Fed mengusulkan batas saldo overnight sebesar nilai terendah antara $500 juta atau 10 persen dari total aset pemegang akun, serta tidak memberikan akses ke sistem automated clearing house milik bank sentral.

Pelaku industri kripto menyambut positif gagasan tersebut.

Penerbit stablecoin Circle menyatakan bahwa payment account dapat menjadi langkah awal penting dalam mewujudkan visi Kongres melalui GENIUS Act dan dinilai mampu memperkuat sistem pembayaran Amerika Serikat.

Konsorsium Blockchain Payments Consortium juga menilai skema ini sebagai tambahan yang telah lama dinantikan untuk menghilangkan praktik tidak kompetitif yang selama ini menguntungkan segelintir bank besar.

Sementara itu, Anchorage Digital Bank, bank kripto berlisensi federal pertama di AS, mendukung konsep tersebut namun menyoroti sejumlah kekurangan, termasuk batas saldo overnight, ketiadaan bunga atas simpanan, serta tidak adanya akses ke sistem kliring The Fed.

Baca juga:  Citibank Bakal Hadirkan Layanan Simpan Aset Kripto di 2026, Siap-siap Cuan!

Di sisi lain, asosiasi perbankan menyuarakan kekhawatiran serius.

American Bankers Association menilai banyak entitas kripto belum memiliki rekam jejak pengawasan jangka panjang dan tidak tunduk pada standar kehati hatian federal yang konsisten.

Wisconsin Bankers Association juga menekankan bahwa akses seharusnya mempertimbangkan tata kelola, manajemen risiko, kontrol internal, dan kepatuhan lembaga pemohon.

Kelompok advokasi reformasi keuangan Better Markets bahkan menyebut proposal tersebut sebagai langkah ceroboh yang berpotensi memperluas mandat The Fed secara tidak perlu dan menimbulkan risiko besar bagi sistem keuangan.

The Fed menyatakan akan meninjau seluruh masukan tersebut sebelum mengambil keputusan final atas aturan skinny master account. Proses penetapan kebijakan ini diperkirakan masih akan memakan waktu beberapa bulan ke depan.

Baca juga : Platform Blockchain Aleo Gandeng Paxos Labs Luncurkan Solusi Payroll Stablecoin

Leave a Reply

investografi