...

Pada sesi I pembukaan hari ini, tercatat total volume perdagangan mencapai 5,84 juta lot dengan nilai Rp460,66 miliar dan frekuensi sebanyak 46.360 kali.

PT Golden Flower Tbkterpantau berada di peringkat teratas top gainer usai naik 17,39 persen ke Rp10.125. PT Fuji Finance Indonesia Tbkberada di posisi kedua dengan kenaikan 14,93 persen ke Rp462.

Berikutnya, terdapat PT Hotel Fitra International Tbkmenguat 12,50 persen ke Rp414, lalu PT Cakra Buana Resources Energi Tbknaik 11,05 persen ke Rp402, dan PT scar Mitra Sukses Sejahtera Tbknaik 9,72 persen ke Rp79.

Adapun sejumlah saham terpantau melemah cukup dalam adalah PT Sumber Sinergi Makmur TbkPerusahaan ini ada di urutan teratas top loser usai turun 9,80 persen ke Rp92. Ada juga PT Tempo Inti Media Tbkmelemah 8,77 persen ke Rp208.

Selain itu, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbkjuga terlihat koreksi usai turun 6,59 persen ke Rp2.550.

Berikutnya adalah saham PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbkterkoreksi 6,56 persen ke Rp855, dan PT Futura Energi Global Tbkturun 6,15 persen ke Rp244.

Di sisi lain, hampir seluruh sektor mencatatkan penguatan, dengan sektor barang bakumenjadi penopang utama setelah naik 1,38 persen.

Kenaikan juga terlihat di sektor industri, transportasi, keuangan, infrastruktur, properti, teknologi, energi, non-cyclical, serta kesehatanNamun, ada satu sektor yang terkoreksi, yaitu consumer cyclical yang turun tipis 0,14 persen.

Proyeksi IHSG Hari Ini 

Sebelumnya diberitakan, IHSG diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Senin, 8 September 2025. Analis MNC Sekuritas memprediksi IHSG menguat sebesar 0,23 persen ke level 7,867 didominasi oleh tekanan jual.

“Skenario terburuknya, IHSG sudah menyelesaikan wave dari wave 2 atau wave 4 pada label hitam dan merah dan akan rawan terkoreksi membentuk wave ke rentang 7,233-7,534.

Baca juga:  Derasnya Arus Keluar Bitcoin ETF, Sinyal Whale Kembali Berburu!

Namun, skenario terbaiknya, koreksi IHSG akan cenderung pendek untuk menguji 7,729-7,772 dan berpeluang menguat kembali ke area 8,008-8,102,” kata tim analis MNC Sekuritas, Senin, 8 September 2025.

Tim analis memprakirakan, dalam jangka pendek, IHSG akan menguji 7,781, 7,680, namun demikian waspadai akan adanya lanjutan koreksi yang cukup dalam pada rentang area 7,943, 8,008.

Sementara itu Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak di kisaran support pada level 7,835 dan resistance pada level 7,932 dengan kecenderungan menguat.

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menyampaikan candle IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic golden cross.

“Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Leave a Reply

investografi