IHSG kembali bergerak dalam pola konsolidasi setelah pelemahan pada perdagangan sehari sebelumnya. ketika indeks ditutup turun 0,65 persen ke 8.545,86.
Tekanan jual yang muncul pada Kamis, 27 November 2025, tidak hanya memutus reli sebelumnya, tetapi juga menandai bahwa pasar tengah mengalami proses normalisasi setelah mencetak rekor tertinggi intraday di 8.622.
MNC Sekuritas membaca pelemahan IHSG kemarin sebagai bagian dari struktur wavedari wave , dengan kecenderungan teknikal yang masih konstruktif.
Level 8.660 diproyeksikan menjadi area penguatan terdekat yang dapat dicermati apabila momentum rebound kembali terbentuk.
Volume penjualan yang meningkat memang menekan ritme penguatan jangka pendek, namun support penting di 8.491 dan 8.428 masih dianggap cukup kuat untuk menjaga IHSG tetap berada dalam jalur bullish menengah.
Di sisi lain, resistance 8.616 dan 8.660 akan menjadi pengukur seberapa cepat pasar mampu bangkit dari fase koreksi.
Phintraco Sekuritas memiliki pandangan yang sejalan, bahwa IHSG sedang berada dalam fase konsolidasi natural. Mereka menempatkan rentang pergerakan hari ini pada resistance 8.600, pivot 8.550, dan support 8.500.
Phintraco menilai, tekanan terbesar pada perdagangan kemarin berasal dari pelemahan sektor barang konsumsi primer, kesehatan, dan teknologi, serta koreksi meluas pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Kombinasi tersebut membuat indeks kehilangan pijakan intraday setelah sempat menyentuh rekor tertinggi. Namun, secara umum, tekanan yang muncul masih bergerak dalam batas yang wajar untuk ukuran pasar yang baru saja menyentuh ATH.
Di tengah kondisi indeks yang cenderung bergerak datar, beberapa saham pilihan mulai kembali mencuri perhatian, baik dalam kategori buy on weakness maupun spekulatif.
MNC Sekuritas menyoroti ARCI yang tengah memasuki awal wave dari wave B. Koreksi ke 1.220 disertai tekanan jual membuka ruang akumulasi pada area 1.150–1.195, dengan potensi kembali menuju 1.265 hingga 1.310 apabila sentimen membaik.
BMRI juga berada dalam radar buy on weakness setelah turun 3,28 persen ke 4.860. Pelemahan ini dilihat sebagai bagian dari wave 2 dari wave, memberikan peluang masuk di area 4.560–4.840 dengan target perbaikan menuju 5.100 hingga 5.400.
Tekanan pada big caps semalam memang menjadi salah satu penyebab pelemahan IHSG. Namun dalam konteks wave structure, BMRI dinilai masih memiliki ruang penguatan setelah retest area support.
Untuk saham dengan karakter lebih agresif, GZCO menunjukkan sinyal positif setelah menguat 3,18 persen ke 324. Peningkatan volume pembelian mengonfirmasi potensi lanjutan wave C dari wave, dengan ruang kenaikan menuju 336 dan 378.
Sementara itu, SMBR yang terkoreksi 2,68 persen ke 290 masih bertahan di atas MA20. MNC Sekuritas memandang posisi saham ini berada pada awal wave dari wave 1. Area 284–290 menjadi zona menarik untuk buy on weakness.
Phintraco Sekuritas di sisi lain menempatkan INCO sebagai salah satu saham yang berpotensi mencatat kinerja lebih baik dalam situasi IHSG yang sedang mencari arah.
Dengan tekanan pada sektor teknologi dan konsumsi yang masih kuat, saham-saham berbasis komoditas dinilai memiliki ruang pergerakan yang lebih stabil, terutama di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter global dan perbaikan harga komoditas tertentu.
Secara keseluruhan, IHSG bergerak dengan ritme konsolidatif karena pasar sedang menyesuaikan diri setelah mencetak rekor tertinggi. Tekanan pada big caps dan melemahnya sektor utama memang menahan laju indeks.
Akan tetapi, struktur teknikal yang disampaikan MNC Sekuritas dan rentang pergerakan yang dihitung Phintraco Sekuritas menunjukkan bahwa IHSG masih mempertahankan kecenderungan bullish jangka menengah.
Dengan pemilihan saham yang selektif, terutama melalui strategi buy on weakness dan momentum pada saham komoditas, pasar hari ini berpotensi bergerak lebih stabil sembari menunggu katalis baru.
Disclaimer: Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya.
Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional.
Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.


Leave a Reply