...

Sentimen itu muncul di tengah rencana kedua negara untuk kembali melanjutkan perundingan, meski laporan mingguan Amerika Serikat menunjukkan lonjakan besar persediaan minyak mentah yang menahan kenaikan harga lebih lanjut.

Dilansir dari Reuters, harga minyak jenis Brent naik 59 sen atau sekitar 0,86 persen menjadi USD69.39 per barel atau setara Rp1.168.172 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI Amerika Serikat menguat 60 sen atau sekitar 0,94 persen ke level USD64.56 per barel atau sekitar Rp1.087.836 per barel.

Presiden Lipow Oil Associates, Andrew Lipow, mengatakan pasar masih dibayangi ketidakpastian terkait hubungan Washington dan Teheran. Menurutnya, proses negosiasi yang berlangsung naik turun membuat pelaku pasar tetap waspada.

“Pasar terus mendapat dukungan dari ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta pembicaraan yang kadang berjalan dan kadang berhenti, tetapi tidak tampak mengarah pada penyelesaian apa pun,” ujar Lipow.

Sehari sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah jika kesepakatan dengan Iran tidak tercapai.

Pernyataan itu muncul meskipun kedua negara dikabarkan sedang bersiap melanjutkan dialog diplomatik.

Pekan lalu, diplomat Amerika Serikat dan Iran telah menggelar pembicaraan tidak langsung di Oman. Pertemuan itu berlangsung di tengah peningkatan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan yang dipandang sebagai tekanan terhadap Iran.

Hingga kini, tanggal dan lokasi putaran berikutnya dari perundingan tersebut belum diumumkan secara resmi.

Analis PVM Oil Associates, Tamas Varga, menilai retorika politik antara kedua negara memang masih kerap memanas. Namun, menurutnya, belum ada tanda-tanda eskalasi nyata dalam waktu dekat

“Walaupun pernyataan kedua pihak kadang terdengar agresif, setidaknya untuk saat ini belum terlihat tanda-tanda peningkatan ketegangan.

Baca juga:  Waspada! BEI Perketat Pengawasan RDN, Ini yang Harus Investor Lakukan Setelah Kasus Dugaan Pembobolan

Presiden Amerika Serikat tampaknya yakin bahwa pada akhirnya Iran akan ingin mencapai kesepakatan terkait program nuklir dan rudalnya,” kata Varga dalam sebuah catatan analisis.

Di sisi lain, harga minyak juga mendapat dorongan dari data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan.

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan pertumbuhan lapangan kerja pada Januari meningkat di luar dugaan, sementara tingkat pengangguran turun ke angka 4,3 persen.

Kondisi ini memberi sinyal bahwa perekonomian negara tersebut masih berada dalam kondisi sehat.

Lembaga riset energi Rystad Energy menyebutkan bahwa pasar tenaga kerja yang kuat berpotensi menopang permintaan energi di Amerika Serikat.

Permintaan bahan bakar transportasi, produk petrokimia, dan kebutuhan pembangkit listrik diperkirakan tetap solid.

“Pasar tenaga kerja yang tangguh menjadi penopang permintaan bahan bakar transportasi, petrokimia, dan pembangkit listrik.

Hal ini mengurangi risiko penurunan konsumsi Amerika Serikat di saat sentimen makro sempat menjadi lebih hati-hati,” tulis Rystad Energy dalam laporannya.

Mereka menambahkan bahwa stabilitas lapangan kerja memperkuat pandangan bahwa gambaran permintaan energi mulai membaik.

Namun, kenaikan harga minyak tidak berlangsung mulus. Laporan dari Badan Informasi Energi Amerika Serikat atau EIA menunjukkan persediaan minyak mentah domestik melonjak tajam pada pekan lalu.

Stok minyak Amerika Serikat naik 8,5 juta barel menjadi 428,8 juta barel. Angka ini jauh melampaui perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters yang hanya memproyeksikan kenaikan sekitar 793 ribu barel.

Disclaimer: Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya.

Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional.

Baca juga:  Gemparkan IIMS 2026! Karya Lokal Siap Bersaing di Dunia Aksesori Otomotif

Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Leave a Reply

investografi