Pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026, emas bertahan di kisaran 4.920–4.930 dolar AS per ons, tepat di sekitar level retracement Fibonacci 50 persen di 4.927.
Area ini menjadi titik uji yang menentukan apakah pemulihan harga pascakoreksi tajam sebelumnya berpotensi berlanjut atau kembali tertahan oleh tekanan jual.
Secara struktur, pergerakan emas menunjukkan perubahan karakter dibandingkan fase penurunan sebelumnya.
Setelah membentuk penurunan tajam dan bergerak di dalam kanal turun, harga berhasil keluar dari tekanan tersebut dan kini bergerak dalam kanal naik jangka pendek.
Pola ini mencerminkan upaya stabilisasi setelah tekanan kuat yang terjadi pada akhir Januari, ketika emas sempat tertekan hingga mendekati area 4.400–4.500 dolar AS per ons.
Sejak titik tersebut, harga membentuk rangkaian higher low yang menandakan adanya pergeseran keseimbangan antara penjual dan pembeli.
Dari sisi moving average, harga emas saat ini sudah bergerak di atas EMA jangka pendek dan menengah, dengan EMA 50 mulai mendatar dan harga mencoba mendekati EMA 200 yang berada di kisaran atas 4.900-an.
Posisi ini membuat area 4.920–4.930 menjadi zona yang padat kepentingan teknikal.
Bertahannya harga di atas area ini mencerminkan bahwa tekanan jual tidak lagi sedominan sebelumnya, meskipun suplai masih terlihat ketika harga mendekati area tersebut.
Indikator momentum turut memperlihatkan sinyal pemulihan yang terukur. MACD telah bergerak di zona positif dengan histogram yang cenderung menguat, menunjukkan bahwa dorongan naik masih terjaga meski belum memasuki fase impuls yang agresif.
Kondisi ini sejalan dengan pergerakan harga yang lebih rapi dan tidak lagi menunjukkan volatilitas ekstrem seperti pada fase koreksi sebelumnya. Dengan kata lain, pemulihan berlangsung secara bertahap, bukan lonjakan spekulatif sesaat.
Analis Kalvin Lie mengatakan, level 4.927 menjadi batas teknikal yang penting karena berfungsi sebagai pivot jangka pendek.
Apabila area ini mampu ditembus dan diterima pasar, ruang kenaikan berikutnya secara teknikal terbuka menuju retracement Fibonacci 61,8 persen di sekitar 5.051 dolar AS per ons.
Area tersebut akan menjadi pengujian lanjutan untuk menilai apakah pemulihan emas hanya sebatas rebound teknikal atau mulai berkembang menjadi fase pemulihan yang lebih luas.
Di atasnya, area 5.228 hingga 5.450 dolar AS per ons masih menjadi zona resistensi yang mencerminkan tekanan dari tren penurunan sebelumnya.
Sebaliknya, kegagalan emas bertahan di atas 4.927 akan menjaga harga tetap berada dalam fase konsolidasi.
Dalam skenario ini, area 4.800 hingga 4.760 dolar AS per ons kembali menjadi penopang jangka pendek yang akan menentukan apakah struktur higher low tetap terjaga.
Selama area tersebut tidak ditembus, tekanan penurunan cenderung bersifat korektif, bukan kelanjutan tren turun yang agresif.
Secara keseluruhan, pergerakan emas global saat ini berada pada fase pengujian arah. Struktur teknikal menunjukkan pemulihan yang terkontrol dengan momentum yang mulai membaik, namun belum sepenuhnya mengonfirmasi kelanjutan tren naik.
Level 4.927 menjadi kunci untuk membaca langkah berikutnya, apakah emas mampu menembus ke area resistensi 5.051 atau justru kembali bergerak dalam rentang konsolidasi setelah reli pemulihan.


Leave a Reply