...

​Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, menyebut bahwa strategi pengembangan ekosistem Ethereum perlu dievaluasi ulang di tahun 2026 ini.

Dalam tulisan terbarunya pada Selasa, ia menilai karena kinerja jaringan utama Ethereumkini semakin efisien dan murah, jaringan Layer-2tidak bisa lagi hanya mengandalkan narasi sebagai solusi biaya murah semata.

​Vitalik menyoroti dua fakta utama: progres pengembangan teknis L2 yang berjalan lebih lambat dari prediksi, dan kapasitas Ethereum induk yang justru meningkat pesat.

Dengan biaya transaksi di jaringan utama yang kini sangat rendah dan batas kapasitasyang terus bertambah, keunggulan utama L2 sebagai jalur alternatif untuk skalabilitas mulai tersaingi.

“Visi lama di mana L2 hanya berfungsi sebagai ‘pecahan’ untuk memperbesar kapasitas Ethereum kini tidak lagi relevan,” tulisnya.

​Sebagai solusi, Vitalik mendesak para developer L2 untuk berevolusi dan menawarkan nilai lebih yang spesifik.

Alih-alih hanya meniru fungsi Ethereum, L2 disarankan untuk membangun fitur unik, seperti sistem privasi tingkat lanjut, efisiensi khusus untuk aplikasi tertentu, atau infrastruktur untuk kebutuhan non-finansial seperti media sosial dan kecerdasan buatanDengan cara ini, L2 memiliki alasan kuat untuk tetap eksis melengkapi ekosistem Ethereum yang makin kuat.

Baca juga : Bitcoin Crash ke $73.000, Portofolio Strategy Floating Loss Rp 12,5 Triliun

Baca juga:  Prabowo Bicara Soal Ekonomi Indonesia: Stabilitas Tetap Kuat, Masa Depan Cerah!

Leave a Reply

investografi