Raksasa mining Bitcoin, Riot Platforms, menerima tekanan dari salah satu pemegang saham utamanya, Starboard Value, untuk segera mempercepat transisi bisnis ke sektor kecerdasan buatandan high-performance computingDalam surat desakan yang dikirimkan pada 19/2, Starboard yang memegang 3,5% saham perusahaan menilai bahwa Riot sedang memiliki tambang emas berupa kapasitas daya listrik yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Starboard memproyeksikan bahwa jika Riot sukses beralih ke layanan data center AI, nilai sahamnya bisa melonjak hingga tiga kali lipat dari harga saat ini.
Tekanan ini mencerminkan krisis eksistensial yang sedang melanda industri mining Bitcoin.
Sejak profitabilitas mining murni menurun drastis pasca-halving, banyak miner besar mulai mengubah fungsi fasilitas mereka untuk mendukung beban kerja AI yang lebih menguntungkan.
Starboard menekankan bahwa Riot memiliki dua lokasi data center paling strategis di Amerika Serikat, namun perusahaan dinilai kurang agresif dalam memanfaatkan mesin yang ada dibandingkan para pesaingnya yang sudah lebih dulu beralih haluan ke AI.
Meskipun potensi keuntungan sangat besar, transisi ini menghadapi tantangan skeptisisme investor terkait belanja infrastruktur AI yang masif di tingkat global.
Starboard mengingatkan bahwa waktu adalah kunci, dan jika Riot tidak segera bergerak untuk mengamankan penyewa berkualitas tinggi seperti hyperscalers, perusahaan bisa menjadi kandidat kuat untuk akuisisi atau konsolidasi oleh pihak lain.
Baca juga : SWF UAE: Bitcoin Merupakan Store of Value Serupa dengan Emas


Leave a Reply