-
Emas Antam Tembus Rp2,12 Juta per Gram! Ini Dampaknya pada Harga Global

Pada Sabtu, 20 September 2025, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbkmelesat Rp32.000 ke level Rp2.122.000 per gram, setelah sempat terkoreksi pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback atau harga yang didapat pemegang emas jika menjual kembali ke Antam, yang naik Rp32.000 ke Rp1.969.000 per gram. Angka tersebut berlaku di kantor
-
Saham Indonesia Melaju Kencang! IHSG Tembus 8.051, Ini 2 Kunci Pendorongnya

Jika ditarik lebih jauh, sepanjang lima hari terakhir IHSG berhasil melaju 159,85 poin atau setara 2,03 persen. Kinerja ini menandai pekan yang cukup solid bagi pasar modal Indonesia, di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi, sekaligus mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik. Di balik penguatan tersebut, sejumlah indeks sektoral dan tematik ikut menyumbang warna.
-
Transformasi BPOM di Bawah Taruna Ikrar: Dari Pengawasan Farmasi dan Makanan Hingga Penguatan Ekonomi Nasional

Taruna Ikrar terus menunjukkan transformasi strategis. Dari awal sebagai pengawasan farmasi, kemudian merangkul farmasi dan makanan, kini BPOM memasuki tahap baru, yaitu kontribusi nyata bagi ekonomi nasional Salah satu pencapaian penting adalah kesepakatan dengan Saudi Food and Drug Authorityyang membuka jalan lebih luas bagi ekspor produk perikanan Indonesia ke Arab Saudi. Pada 2024, ekspor telah
-
Tinggalkan Dolar! ASEAN Resmi Pakai Mata Uang Lokal untuk Genjot Perdagangan

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta mengatakan inisiatif ini berperan penting dalam mendorong arus perdagangan dan investasi yang lebih efisien, mengurangi risiko volatilitas nilai tukar, dan mendukung upaya pendalaman pasar keuangan. “Sehingga integrasi keuangan dan pertumbuhan ekonomi ASEAN yang berkelanjutan dan inklusif dapat tercapai,” ujar dida dalam acara Joint ASEAN LCT Campaign di Yogyakarta, Kamis,
-
PGEO Siap Garap Panas Bumi: Peluang Emas yang Tak Bisa Dilewatkan!

Direktur Utama PGEO, Julfi Hadi mengatakan pihaknya melihat potensi komersial yang tinggi dalam bisnis off-grid, termasuk green hydrogen dan green ammonia yang pasar domestiknya diprediksi akan tumbuh signifikan di 2030. “Hal ini menjadi kesempatan yang penting untuk ditangkap oleh PGE,” ujar dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip, Jumat, 19 September 2025.
-
Ekonom Soroti Ancaman Shortfall Pajak Meski Rencana Badan Penerimaan Negara Masuk RKP 2025

Lembaga tersebut dirancang sebagai otoritas penerimaan terpadu yang menggabungkan fungsi Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta penerimaan negara bukan pajakTujuannya: meningkatkan efektivitas pemungutan, menutup celah kebocoran, dan memperbaiki layanan publik. BPN sendiri merupakan konsep reformasi kelembagaan yang selama ini menjadi pembahasan panjang di Kementerian Keuangan dan DPR. Modelnya mirip revenue authority di
-
Yangwang U9 02 Siap Pecahkan Rekor! Mobil Tercepat di Dunia Segar Uji Coba

Mobil yang diklaim punya tenaga terkuat di dunia ini muncul di sebuah video teaser uji kendaraan. Di dalam video, Yangwang U9 02 nampak muncul dari sebuah garasi dan hendak melakukan uji coba. Pihak BYD belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait mobil prototipe yang akan diuji coba ini. Meski ini hanya uji coba, capaian mobil prototipe
-
UMKM Binaan BRI Cetak Omzet Miliaran, Ini Rahasia Sukses JJC Rumah Jahit!

Diketahui JJC Rumah Jahit merupakan usaha yang dirintis Jihan Astriningtrias mampu menghadirkan koleksi busana modern. Usaha Jihan kini terus eksis dan telah membuka ruang pemberdayaan perempuan di sekitar lingkungannya. Jihan mengaku, JJC Rumah Jahit sempat mengalami berbagai proses sebelum mampu berkembang pesat seperti sekarang. “Rebranding yang kami lakukan pada Desember 2023 menjadi titik balik penting
-
Saham CDIA Masih Panas! Siap-Siap Cuan

Pasalnya, saham perusahaan Prajogo Pangestu ini diprediksi masih akan mengelami penguatan. BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan pergerakan harga CDIA masih dalam trend yang bullish. Saat ini, saham CDIA berpotensi untuk membuat pola inverted head and shoulders. “Ketika break dari level 1.580 – 1.600. Target kenaikan berada pada level 1.720 – 1.900,” tulis BRI Danareksa dalam risetnya,
-
Saham Komoditas Selamatkan IHSG dari Tekanan Jual di Sesi I

Pergerakan indeks sejak pagi berlangsung fluktuatif, bergerak di antara zona positif dan negatif, dipengaruhi kombinasi sentimen domestik maupun eksternal. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp9,1 triliun, dengan perdagangan yang cukup aktif namun cenderung berhati-hati. Dari sisi makro, pelaku pasar masih mencermati keputusan suku bunga Bank Indonesia dan The Fed, yang menjadi penentu arah likuiditas global dan
