-
Trump Umumkan Tarif, Rupiah Justru Melonjak! Ini Sebabnya

Penguatan ini terjadi akibat beberapa sentimen. Analis mata uang, Ibrahim Assuabi mengatakan menguatnya rupiah tidak lepas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump setelah mengumumkan serangkaian tarif perdagangan, terutama tarif 100 persen untuk semua impor farmasi. “Langkah ini meningkatkan ketidakpastian atas dampak ekonomi dari tarif Trump, dan memicu pergerakan risk-off di pasar keuangan yang lebih luas,”
-
Indonesia-Canada CEPA Segera Disahkan! Ini Dampak Besar untuk Ekonomi Kita

Perjanjian ini membuka peluang peningkatan akses pasar bagi barang dan jasa Indonesia ke Kanada dan kawasan Amerika Utara, masuknya investasi dari Kanada ke Indonesia, serta perluasan kerja sama ekonomi yang dapat mendukung pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan bagi kedua negara. Menteri PerdaganganBudi Santoso optimistis Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia – Canada akan menjadi pilar utama
-
TOTL Siap Rebut Proyek Raksasa dengan Strategi Diversifikasi Bisnis

Corporate Secretary TOTL, Anggie R.V. Sanusi Sidharta, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai respons atas dinamika industri konstruksi nasional yang semakin kompleks. “Penambahan KBLI baru akan memperluas ruang lingkup usaha perseroan, terutama pada sektor konstruksi sipil spesialisasi seperti minyak dan gas bumi, panas bumi, pelabuhan, hingga fasilitas olahraga,” tulisnya dalam keterbukaan informasi, Jumat, 26 September
-
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Dua Pekan! Ini Pemicu Utamanya

Penguatan didorong data produk domestik brutokuartal II yang direvisi naik di atas perkiraan. Greenback mencatat penguatan terhadap yen, euro, hingga franc Swiss, sementara indikator teknikal harian menunjukkan sinyal “sangat beli”. Artinya, tren bullish semakin solid. Dolar AS mencatat performa impresif setelah Departemen Perdagangan melaporkan PDB kuartal II-2025 tumbuh 3,8 persen secara tahunan, lebih tinggi dari
-
Vanguard amp; Pemerintah Beraksi! Saham DADA Diprediksi Tembus Rp 230 Ribu

Disebut-sebut, The Vanguard Group, manajer investasi raksasa asal Amerika Serikat yang mengelola dana nomor dua terbesar di dunia —senilai 50 kali APBN Indonesia— sedang membidik saham DADA (PT Diamond Citra Propertindo Tbk). Namun, Vanguard tidak bergerak langsung. Mereka dikenal piawai menggunakan “proxy” atau mitra regionalnya. Kali ini, dua raksasa properti TBK asal Jepang diduga menjadi
-
Petrosea Tetap Kokoh! PEFINDO Pertahankan Peringkat idA untuk Obligasi dan Sukuk

Keputusan ini juga menetapkan peringkat idA+ untuk program Obligasi Berkelanjutan I Petrosea senilai hingga Rp2 triliun dan idA+untuk program Sukuk Ijarah Berkelanjutan I hingga Rp1 triliun. PEFINDO menyampaikan masa berlaku peringkat korporasi ditetapkan untuk periode 9 September 2025 sampai 1 September 2026, mengacu pada data perusahaan, Laporan Keuangan Tidak Diaudit per 30 Juni 2025, serta
-
Tenggelam

Rekomendasi analis Kalvin Lie yang menyarankan strategi buy on weakness di area 1.160–1.200 justru bertolak belakang dengan sinyal teknikal harian yang menunjukkan tren “jual” cukup kuat. Kondisi ini menimbulkan dilema bagi investor, apakah saatnya memanfaatkan koreksi untuk mengoleksi saham energi ini, atau justru lebih aman menunggu konfirmasi penguatan baru? Pergerakan saham TOBA pada sesi pertama
-
BPII Raup Untung Rp6,87 Miliar dari Anak Perusahaan, Begini Rinciannya!

Berdasarkan keterbukaan informasi, Corporate Secretary BPII, Kamal, menjelaskan bahwa dividen tersebut diperoleh dari kepemilikan mayoritas perseroan di MTWI. “Pada tanggal 24 September 2025, PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk telah menerima pendapatan dividen interim dari entitas anak perseroan, yaitu PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk sebesar Rp6.871.900.399,” tulis Kamal dalam laporan, Kamis, 25 September 2025. MTWI
-
IHSG Anjlok 1,06 ke 8.040! Sektor Ini Jadi Biang Keroknya

IHSG turun 85,89 poin atau 1,06 persen ke level 8.040,67 setelah bergerak di rentang intraday tertinggi 8.146,09 dan terendah 8.022,98. Tekanan jual yang merata terutama datang dari saham sektor dasar, transportasi, dan industri sehingga menahan laju indeks pada penutupan. Total transaksi di seluruh pasar mencapai 523,13 juta lot dengan nilai Rp23,87 triliun dari 2,67 juta
-
GACOR! Obligasi BUMI Resmi Listing di BEI, Kupon Menyala Siap Diburu Investor

Kehadiran obligasi baru ini menjadi sorotan pasar, lantaran menawarkan tingkat kupon yang menarik bagi investor di tengah saham BUMI yang juga menunjukkan sinyal teknikal “sangat beli”. Momentum ini menimbulkan pertanyaan, seberapa besar potensi keuntungan yang bisa diraih dari obligasi BUMI, dan bagaimana peluang sahamnya ke depan? Pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II BUMI menandai langkah
