-
KKGI 2025 Bakal Bagi Dividen? Cek Jadwal, Nilai, dan Prospeknya di Sini!

Dalam dunia investasi saham, keputusan perusahaan untuk membagikan keuntungan kepada pemegang saham selalu menjadi sorotan utama—terlebih di tengah pasar yang dinamis. Salah satu berita yang ramai dibicarakan belakangan ini adalah tentang pembagian dividen KKGI oleh PT Resource Alam Indonesia Tbk. Keputusan ini bukan sekadar angka di laporan keuangan, tetapi juga mencerminkan seberapa baik perusahaan mengelola
-
Rahasia Dividen IPCC 2025: Kapan Cair, Berapa Besar, dan Cara Maksimalkan Untung

PT Indonesia Kendaraan Terminal, anak usaha Pelindo, kembali menarik perhatian pasar saham dengan pengumuman dividen interim 2025. Keputusan ini tentu menjadi kabar baik bagi pemegang saham karena menandai kinerja positif perusahaan selama tahun ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci jumlah dividen, jadwal penting, dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembagian dividen. Besaran Dividen
-
2026, Rebut Peluang Emas! IPO Perdana di BEI yang Bisa Ubah Portofoliomu

Pasar modal Indonesia kembali bergeliat menjelang pergantian tahun. Aktivitas penawaran umum perdana atau IPO menunjukkan tren meningkat, terutama bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan momentum akhir tahun untuk melantai di Bursa Efek Indonesia Bagi investor, istilah “Saham IPO Awal 2026” menjadi topik hangat karena menghadirkan banyak peluang baru dari sektor berbeda, mulai dari keuangan, teknologi, hingga
-
Investor Berebut Saham! IPO RLCO Ludes 143 Kali Lipat dalam Semalam

IPO PT Abadi Lestari Indonesia Tbkmenjadi salah satu aksi korporasi paling menyedot perhatian menjelang akhir 2025. Minat investor meledak jauh di luar ekspektasi, bahkan mencapai level oversubscription yang jarang terjadi pada emiten sektor consumer goods berbasis komoditas. Fenomena ini bukan sekadar angka, tetapi sinyal kuat bahwa pasar melihat potensi pertumbuhan jangka panjang dari perusahaan yang
-
Mulai dari Rp100 Ribu! 6 Jurus Jitu Investasi Saham untuk Pemula

Banyak orang masih beranggapan bahwa investasi saham adalah permainan eksklusif bagi mereka yang sudah mapan secara finansial. Padahal, perkembangan teknologi dan akses pasar modal yang semakin terbuka membuat siapa pun bisa mulai berinvestasi tanpa harus menunggu punya modal besar. Dengan pemahaman yang tepat, strategi yang realistis, serta disiplin dalam mengelola risiko, modal kecil bukan lagi
-
Ingin Investasi di Saham Konglomerat? Ini 25 Pilihan Terbaik untuk Portofoliomu!

Investasi di pasar modal semakin diminati, tetapi banyak investor belum memahami bahwa beberapa perusahaan terbesar di Bursa Efek Indonesia sebenarnya berada di bawah naungan konglomerasi raksasa. Jika kamu sedang mencari daftar saham konglo apa saja yang patut diperhatikan, artikel ini akan membantu kamu memahami struktur, karakteristik, dan daftar emiten yang termasuk dalam grup-grup bisnis terbesar
-
Raih Cuan Maksimal! 5 Saham Andalan yang Siap Bagikan Dividen Jumbo di 2026

Pasar saham Indonesia diproyeksikan tetap solid pada 2026, yang disebut sebagai tahun kuda api. Para analis menilai, tahun ini menjadi waktu yang tepat bagi investor yang mengincar dividen jumbo 2026, terutama di sektor batu bara dan perbankan. Dengan stabilitas ekonomi makro yang membaik, dukungan kebijakan moneter longgar, serta prospek pertumbuhan emiten yang menjanjikan, tahun 2026
-
Rekor IHSG Terus Tercipta! 5 Saham Ini Siap Jadi Primadona Baru

Di tengah penguatan indeks, terdapat beberapa saham yang direkomendasikan. Pengamat Pasar Modal sekaligus founder Republik Investor, Hendra Wardana menyampaikan saham-saham yang berkaitan dengan komoditas, energi, teknologi, dan industri berpotensi melanjutkan tren positifnya. Perbaikan ekspor China menjadi katalis bagi emiten pertambangan dan energi, sementara peningkatan belanja pemerintah serta permintaan domestik menopang saham sektor industri dan konstruksi.
-
RLCO Gemparkan Pasar Global: Sarang Walet Olahan Ramaikan Vietnam, Thailand, hingga Amerika Serikat!

Perseroan menargetkan perluasan ekspor produk olahan berbasis sarang burung walet ke sejumlah negara baru, dimulai dari Vietnam, disusul Thailand dan Amerika Serikat. Direktur Utama RLCO Edwin Pranata mengatakan ekspansi ini menandai babak baru transformasi perseroan dari eksportir bahan mentah menjadi produsen produk kesehatan konsumen bernilai tambah tinggi. “Ekspansi yang kami rencanakan bukan lagi mengekspor bahan
-
China Kurangi Impor Batu Bara: Inilah Pemicu Utamanya!

Data ini diungkapkan Administrasi Umum Kepabeanan pada Senin, 8 Desember 2025. Pada November, volume impor mencapai 44,05 juta ton, meningkat 6 persen dari Oktober yang tercatat sebesar 41,74 juta ton. Namun, angka ini masih jauh di bawah rekor bulanan November tahun lalu yang mencapai 54,98 juta ton. Seperti dilansir reuters di Jakarta, Senin 8 Desember
