-
Geger! Chery X Meluncur di GJAW 2025, Ini 5 Fitur Canggih yang Bikin Auto Tergoda!
-
Luar Biasa! MINE Raup Rp 1,78 Triliun Hanya dalam 9 Bulan, Ini Rahasia Kesuksesannya

Pendapatan usahanya melonjak 21,3 persen menjadi Rp1,78 triliun dari Rp1,47 triliun pada periode yang sama tahun laluLonjakan ini tidak terjadi tiba-tiba. Ada dorongan kuat dari perluasan aktivitas operasional serta kontribusi proyek baru yang mulai menggeliat sejak awal tahun. Aset perusahaan pun terkerek signifikan. Totalnya meningkat 32,8 persen menjadi Rp2,14 triliun, naik dari Rp1,61 triliun per
-
BREN Melonjak Gila-gilaan! Investor Asing Berebut, Ini Peluang yang Bakal Mereka Raup

Pada perdagangan Senin, 24 November 2025, pasar saham Indonesia kembali menunjukkan performa gemilang. Indeks Harga Saham Gabunganmenembus level 8.570,2, mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah atau all time highDi tengah euforia pasar, perhatian investor internasional tertuju pada beberapa saham unggulan, salah satunya adalah PT Barito Renewables Energy TbkSaham ini mencatat net foreign buy sebesar Rp 544,67
-
Analis Ungkap Kerapuhan di Balik Lonjakan BTC ke USD88.000!

Aset kripto terbesar itu bangkit dari posisi terendah USD81.000 pada Jumat lalu, meski masih turun lebih dari 28 persen dari rekor tertingginya pada Oktober di USD126.000. Pembalikan arah ini terjadi setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan pernyataan bernada dovish, yang memberi sinyal kepada investor bahwa pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin kemungkinan besar akan
-
Ganti Elpiji dengan PGN! Solusi Cerdas Saat Subsidi Gas Dipangkas

Menurutnya, distribusi gas bumi oleh PGN menjadi solusi strategis selain penggunaan LPG, seiring upaya pemerintah memperketat penyaluran LPG 3kg yang merupakan komoditas bersubsidi. “PGN ini utamanya mendistribusikan gas supaya rumah tangga memiliki alternatif selain LPG. Kita juga sedang memperketat agar LPG 3kg, yang bersubsidi, hanya diterima oleh yang berhak, bukan yang tidak berhak,” jelas politisi
-
Petrosea (PTRO) Resmi Kuasai SBPL: Langkah Strategis Kurangi Ketergantungan Batu Bara!

Ltd. Kepastian tersebut setelah adanya penandatanganan perjanjian jual beli saham dengan pemegang saham SBPL, yaitu TCAL Engineering Pte. Ltd. Nilai pengambilalihan mayoritas saham SBPL tersebut adalah sebesar 10,3 juta Dolar Singapura (atau setara dengan USD8,03 juta). Presiden Direktur Petrosea, Michael mengatakan pengambilalihan SBPL merupakan langkah penting dalam strategi diversifikasi perusahaan jasa pertambangan ini. “Baik melalui
-
OJK Pastikan Kinerja Perbankan Tetap Solid Hingga 2025, Ini Buktinya!

Survei ini menyoroti optimisme pelaku perbankan terhadap kinerja industri hingga akhir tahun 2025. Dilaksanakan pada Oktober 2025, survei melibatkan 102 bank yang mewakili 99,25 persen dari total aset seluruh bank umum per September 2025. Keyakinan ini tercermin dari Indeks Orientasi Bisnis Perbankantriwulan IV-2025 yang berada di angka 66, masuk zona optimis. Responden menilai membaiknya kondisi
-
10 Saham Ini Anjlok Parah, Tapi IHSG Justru Melonjak ke 8.542!

Indeks melesat naik 128.32 poin atau setara 1.53 persen dan ditutup menuju level 8,542.68, didorong derasnya arus beli asing yang mencapai 4.47 triliun. Sepanjang sesi, IHSG bergerak stabil di jalur hijau hingga ditutup mendekati level tertinggi harian. Total nilai transaksi pasar mencapai 22.38 triliun dengan frekuensi 2.44 juta kali, menandai minat beli yang sangat solid
-
RLCO Bakal IPO dengan Harga Rp150168 per Saham, Targetkan Dana Segar Rp105 M!

Perseroan akan melepas hingga 625 juta saham, setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, berpotensi menghimpun dana segar maksimal Rp 105 miliar. Jadwal IPO RLCO: masa book‑building pada 24–26 November 2025, penawaran umum dijadwalkan 2–4 Desember 2025, dan penjatahan pada 4 Desember 2025. Saham RLCO direncanakan mulai diperdagangkan di BEI pada 8
-
Bandar BRMS Raup Rp1,91 Triliun dari Tambahan Muatan, Tembus Ekspektasi!

Berdasarkan data screener Stockbit, per Jumat, 21 November 2025, indikator bandar value BRMS mencapai Rp1,91 triliun, naik dari previous Rp1,82 triliun, dan berada di atas bandar value MA10 senilai Rp1,87 triliun. Kenaikan tersebut mendorong skor bandar accumulation/distribution ke level 47,02, menandakan dominasi pembeli besar. Harga BRMS per 13.30 WIB atau awal sesi II berada di
