Analis ETF senior dari Bloomberg Intelligence, Eric Balchunas, menyoroti respons yang tidak biasa dari kalangan investor institusi saat harga Bitcoin menyentuh level $61.000 pada perdagangan JumatMeskipun harga BTC ini telah terkoreksi mencapai 50% dari titik tertingginya, Balchunas menyebut para investor ETF Bitcoin Spot relatif tenang dan tidak melakukan aksi panic selling.
Dalam analisisnya, Balchunas memaparkan bahwa outflow dari produk ETF Bitcoin Spot hanya tercatat sebesar 6,6% dari total aset kelolaanAngka ini dinilai sangat kecil jika dibandingkan dengan volatilitas harga yang terjadi di market.
Menurutnya, ketenangan ini terjadi karena investor ETF umumnya memperlakukan Bitcoin sebagai aset pelengkap dengan alokasi hanya 1-2% dalam portofolio mereka, sehingga penurunan harga tidak mengguncang stabilitas investasi mereka secara keseluruhan.
Balchunas justru melihat kelompok investor ini bertindak sebagai penopang yang kuat bagi market.
Ia menegaskan bahwa gelombang tekanan jual yang menyeret Bitcoin hingga ke area $61.000 saat ini bukan disebabkan oleh penebusan ETF, melainkan dipicu oleh likuidasi masif di market futures serta aksi take profit oleh pemegang aset jangka panjang.
Baca juga : Market Kripto Terbakar! Valuasi 2 Triliun Dolar Lenyap dalam 4 Bulan


Leave a Reply