Kedatangan ini merupakan rencana dan bagian dari Program Pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis
Manajemen BEEF menyampaikan, pengadaan kedatangan sapi perah ini terlaksana melalui kerja sama strategis dengan PT Lunar Chemplast sebagai mitra dalam proses pengadaan dan importasi.
“Sinergi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas ternak yang didatangkan memenuhi standar kesehatan, produktivitas, serta keberlanjutan operasional Perseroan,” tulis manajemen BEEF dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu, 18 Februari 2026.
Setibanya di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, manajemen BEEF menyebut sapi perah telah menjalani masa karantina kurang lebih dua minggu sesuai dengan ketentuan dan prosedur kesehatan hewan yang berlaku.
Selanjutnya, sapi perah ditempatkan di kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak UnggulManggala, Baturaden, Kabupaten Banyumas.
Dengan luas kandang sekitar 1.709 m² dan dukungan lahan seluas 1.448 m², lokasi Baturaden yang berada di dataran tinggi dengan iklim sejuk dinilai sangat mendukung stabilitas produksi susu dan kesejahteraan hewan.
“Proses pengelolaan dan perawatan sapi perah, Perseroan bekerja sama dengan Balai Besar Pembibitan Ternak UnggulBaturaden guna memastikan penerapan standar manajemen peternakan terbaik.
Kerja sama ini mencakup aspek teknis pemeliharaan, pengawasan kesehatan ternak, serta pengembangan sistem produksi yang berkelanjutan,” sebut manajemen.
Disampaikan pula, Perseroan juga melakukan penanaman tanaman pakan ternak di area seluas 178.214 m² yang berlokasi di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari penguatan rantai pasok pakan.
Area tersebut berada pada ketinggian sekitar 700 mdpl di atas permukaan laut, dengan kondisi agroklimat yang mendukung pertumbuhan hijauan berkualitas tinggi guna menjaga nutrisi dan produktivitas sapi perah.
Melalui langkah ini, Perseroan optimis dapat mengembangkan dan meningkatkan kapasitas produksi susu segar secara signifikan, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta berkontribusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional.
“Pengembangan ini sekaligus menegaskan komitmen BEEF dalam membangun sektor peternakan modern yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional,” kata manajemen.
Disclaimer: Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya.
Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional.
Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.


Leave a Reply